Deklarasi NU Pertama di Banjarnegara

05:46:00

Dokpri

Sabtu, 24 Februari 2018 tepat di hari ulang tahun IPNU yang ke 64, ditemani Rekan Sutarso saya memulai perburuan data ke tempat Bapak KH. Muhammad Mustolih Wanayasa untuk project nulis buku tentang NU Banjarnegara.

Dari beliau saya banyak informasi mengenai nama-nama kyai awal yang babad NU di Banjarnegara. Menurutnya, deklarasi pertama berada di Desa Purwasaba, Kecamatan Mandiraja di tempat KH. Hisyam sekaligus menjadi ketua pertama. Saat itu, KH. Hisyam ditemani oleh KH. Jamhuri, KH. Abdullah Amir, Kyai Mukri (Wanadadi) dan Kyai Mareh (Susukan).

Adapun nama-nama kyai yang beliau sebutkan adalah Kyai Dimyati, Kyai Abdul Manan, Kyai Syafi'i (mertuanya Kyai Abdul Cholik) dari Rakit. Kyai Mudasir dari Susukan.

Kyai Abu Na'im dari Wanayasa, Kyai Maf'ul dari Karangkobar, Kyai Ahmadi dari Purwonegoro. Kyai Juned, Kyai Suheni, Kyai Badrudi dari Mandiraja. Kyai Abdul Fatah dari Parakancanggah Banjarnegara.

Masih menurut beliau, bahwa dahulu nama pesantren belum ada namanya kecuali dengan sebutan daerah, sebut saja Pesantren Purwonegoro asuhan Kyai Ahmadi yang sekarang diberi nama Roudlatut Tholibin asuah KH. Mujtahidi Thoblawi, Pesantren Parakancanggah asuhan Kyai Abdul Fatah yang sekarang terkenal dengan nama Al-Fatah dan Pesantren Madukara asuhan Kyai Khotim.

Itulah simpulan atas wawancara dengan KH. Muhammad Mustollih yang menjadi titik awal untuk perburuan data selanjutnya. Terkait kevalidan data, tentu masih perlu pendalaman lebih lanjut. Ada yang mau membantu??

Sekretaris Desa, Penulis and Self Development

Artikel Terkait

Previous
Next Post »