Menata Ulang Niat

01:21:00 Add Comment
Penyerahan SK Sedretaris Desa (Dokpri)
Awal Januari 2019 tepatnya tanggal 8 saya dilantik menjadi Sekretaris Desa Pringamba. Itu artinya tanggung jawab menjadi lebih besar dari sebelumnya.

Kalau boleh cerita, saya termasuk orang yang beruntung lantaran satu tahun menjadi kasi pemerintahan di tahun berikutnya bisa naik pada jabatan lebih tinggi. Hal yang saya syukuri adalah pekerjaan ini ada di tempat kelahiran sendiri sehingga saya punya kesempatan untuk dekat dengan orang tua. Meskipun saya sadar bahwa saya belum bisa membantu secara maksimal, tetapi  minimal saya sudah bisa mandiri dan mengurus kebutuhan tanpa harus meminta kepada orang tua.

Sayapun sadar bahwa apa yang saya dapat sekarang tentu tidak pernah lepas dari doa orang tua dan guru-guru saya. Karena merekalah saya bisa seberuntung sekarang. Terima kasih ibu, bapak dan semua orang yang selalu mendoakaan saya. Jazakallah. Semoga kebaikan selalu menyertai kalian. Aamiin.

Berkaitan dengan jabatan baru tersebut, dalam tulisan ini saya ingin mengingatkan diri sendiri bahwa menjadi sekretaris desa atau orang sering menyebutnya “Carik” adalah jabatan untuk melayani. Jabatan untuk membantu warga Desa Pringamba dalam hal administrasi ataupun hal lain yang berhubungan dengan kebaikan desa.

Konsekuensinya, saya harus menerimanya. Sadari bahwa itu menjadi tugas sekaligus wasilah untuk memberikan kemanfaatan kepada orang  lain. Maka apapun yang timbul atas pilihan menjadi sekretaris desa, mau tidak mau saya harus menerimanya.

Melalui tulisan ini saya ingin mencoba menata ulang niat, bahwa jabatan sekretaris desa yang saya emban adalah wasilah untuk melayani. Pekerjaan apapun yang ada merupakan tanggung jawab yang harus saya terima dengan legowo. Tanpa harus mengeluh, merasa iri dengan perangkat  lain terkait budaya kinerja yang belum maksimal. Tugas saya adalah memberikan yang terbaik yang saya bisa. Syukur mampu memberikan warna untuk kebaikan pemerintahan desa.

Harapan saya, apa yang saya lakukan ini bisa menjadi wasilah kebermanfaatan bagi orang lain yang karena hal tersebut semoga menjadi media turunnya kasih sayang Allah kepada saya berupa keberkahan baik dari segi rezeki maupun umur. Aamiin.

Pringamba, 26 Februari 2019

My First Book

07:14:00 Add Comment
My First Book

Asyiknya IPNU-an, The Journey of Mad Solihin adalah buku pertama yang saya terbitkan. Berisi tentang pengalaman saya menjadi Ketua PC IPNU Banjarnegara periode 2014-2016.

Salah satu alasan saya menulis buku ini adalah untuk mengingatkan tentang pentingnya sejarah karena tanpa tulisan maka sejarah akan hilang. Maka tulisan yang berbentuk diary dan masuk kategori ringan ini semoga nantinya bisa menjadi referensi jika ada penulis baru yang ingin menelusuri sejarah IPNU di Banjarnegara.

Tentu masih banyak kekurangan, hanya saja saya meyakini bahwa apa yang saya tuliskan akan bermanfaat untuk kader IPNU selanjutnya. Minimal motivasi bahwa perjuangan memang tidak semudah yang kita bayangkan.

Harapan saya, buku ini adalah stimulasi pertama saya untuk bisa menulis buku-buku lainnya, diantaranya menulis tentang Sejarah NU di Banjarnegara. Doakan semoga bisa teralisasi ya. Aamiiin

Tabik
Mad Solihin

Google Adsense, Resolusi 2017 yang Baru Tercapai

20:07:00 Add Comment
Sumber : Dokpri

Akhir tahun 2018 saya merasa beruntung lantaran apa yang selama ini saya usahakan membuahkan hasil. Blog Trik Surat yang awalnya saya niatkan untuk mendokumentasikan surat-surat penting yang saya butuhkan akhirnya di terima ketika saya coba daftarkan ke Google Adsense. Dan itu menjadi salah satu pencapaian luar biasa diantara pencapain gila lainnya di tahun 2018.

Seneng, tentu saja. Karena hal itu merupakan sesuatu yang telah lama saya dambakan setelah beberapa kali mengalami penolakan. Blog madsolihin.com yang tulisannya sedang kamu baca entah sudah beberapa kali mengalami penolakan, belum lagi blog Coretan Pena yang dulu sempat saya mau hapus dan postingannya pindah ke blog baru padahal pengunjungnya sudah lumayan. Alasannya? Kaerana daftar google adsense ditolak. Namun saya beruntung karena niatan itu tak saya lakukan dan akhirnya berkat satu blog yang diterima, blog tersebut bisa juga dimonetize dengan satu akun Adsense.

Ngomong soal google Adsense, blog Catatan Lepas ini akhirnya juga bisa diapprove setelah kemarin saya coba daftarkan. Dan setelah saya cek di arsip blog, ternyata sudah sejak tahun 2014 saya menggeluti dunia tulisan dan perbloggingan. Dan hari ini resmi bisa menampilkan iklan. Artinya, memang butuh waktu yang cukup lama untuk bisa mencapai apa yang saya impikan. Dan kamu tahu, tembus google adsense untuk blog ini ternyata menjadi salah satu resolusi yang pernah saya tulis di tahun 2017.

Apa artinya?

Apapun yang kita impikan dan tuliskan, bisa jadi pencapainnya lebih cepat atau bahkan tercapai saat kita sudah lupa pernah menuliskannya.

Terakhir, terima kasih Tuhan atas segala kenikmatan yang engkau berikan. Soal pencapaian, saya meyakini hal ini menjadi salah satu pembelajaran yang Engkau hadirkan agar saya tidak lupa untuk selalu berusaha dan yakin bahwa yang dulu mustahil, bisa jadi sekarang menjadi nyata.

Pringamba, 13 Februari 2019