Lulus Tes, Awal dari Sebuah Perjuangan Baru

11:29:00

Hari ini untuk kedua kalinya saya mengikuti tes pendaftaran perangkat desa. Jika satu tahun lalu saya mendaftar untuk posisi Kasi Pemerintahan maka pendaftaran kali ini untuk posisi Sekretaris Desa. Lebih bergengsi? Tentu saja. Tetapi bukan soal jabatan yang saya kejar bahkan untuk mendaftar awalnya juga tidak ada niatan. Hanya saja dorongan dari orang-orang terdekat yang meminta dan memang ada kesempatan, sayang rasanya jika tidak diambil maka setelah itu saya meniatkan diri untuk mengikuti penjaringan dan penyaringan perangkat desa lagi.

Syukur alhamdulillah, perjuangan untuk mengikuti tes seleksi membuahkan hasil. Nilai ujian hari ini mendapat peringkat pertama lagi. Itu artinya tugas saya lebih menantang lagi. Ada amanah yang lebih besar yang saya emban. So, lulus tes adalah awal dimulainya perjuangan baru.

Melalui tulisan ini saya ingin mengingatkan diri saya sendiri bahwa menjadi apapun adalah sebuah sarana melakukan kebaikan dan kebermanfaatan untuk orang lain, termasuk menjadi sekretaris desa. Maka, meniatkan diri sejak awal menjadi pondasi yang sangat penting. Niatkan untuk beribadah kepada Allah melalui jalur membantu orang lain, meniatkan diri untuk belajar pada level lebih tinggi dan tentunya meniatkan diri untuk melakukan kebaikan demi kemajuan desa.

Pasalnya sekretaris desa adalah orang nomor satu dalam hal administrasi, maka wajib untuk selalu belajar dan merendahkan hati. Menjaga sikap dan attitude, siap dengan resiko yang ada dan tentunya harus mulai membaur lebih akrab dengan masyarakat.

Pertanyaanya, apakah ini pucak tarakhir dari karir saya?

Saya tidak tahu. Hari ini saya ingin menikmati apapun yang ada. Melakukan apa yang ada di depan mata. Melakukan yang terbaik sebisa mungkin. Mensyukuri apapun yang terjadi. Bismillah.
Bersama Peserta Tes Sekretaris Desa
#30DWC #30DWCJilid16 #Day15

Sekretaris Desa, Penulis and Self Development

Artikel Terkait

Previous
Next Post »