Give The Best for You

02:52:00

Beberapa hari ini saya cukup disibukkan dengan urusan perkantoran, apalagi akhir tahun harus membuat laporan pertanggungjawaban. Maklum, uang yang digunakan adalah milik negara sehingga pelaporan adalah hal yang wajib. Sekecil apapun anggaran yang dipakai maka harus ada laporan penggunaannya untuk apa? Apakah sesuai dengan peraturan atau tidak?

Jlimet, tentu saja. Tetapi itulah cara kerja pemerintahan dalam memproteksi adanya pelanggaran meski sebenarnya masih ada celah yang bisa digunakan untuk melakukan pelanggaran. Maka jangan heran ketika banyak berita beredar mengenai kasus korupsi atau kepala desa yang terciduk gara-gara menggunakan Dana Desa. Ada dua kemungkinan, pertama ril memang itu dilakukan atau yang kedua, salah dalam administrasi. Bentuknya? Bisa laporan yang kurang lengkap atau penggunaannya tidak sesuai dengan peruntukannya. Note, meskipun uang itu real dibelanjakan tetapi tidak sesuai administrasi, ya tetap salah.

Menyikapi kejadian tersebut maka disinilah peran amanah pegawai diuji. Tentang cara kerja, kejujuran dalam melakukan pekerjaan dan ketelitian pembuatan laporan sebagai bentuk transparasi anggaran. Sebagai bukti bahwa pegawai melakukan pekerjaan dengan benar.

Pertanyaannya, sesuaikah gaji dengan pekerjaan yang dilakukan?

Bagi saya inilah tantangan kedua. Kenapa? Karena dari apa yang dilakukan untuk ukuran seseorang yang telah berkeluarga, penghasilannya tidak mencukupi. Berlebih sudah mempunyai anak dan menanggung biaya sekolah. Itu yang saya lihat dari beberapa rekan kerja di kantor.

Maka give the best for you, memberikan perform terbaik adalah tantangan tersendiri. Pada posisi ini kita dituntut untuk kreatif dalam memecahkan masalah. Menyelesaikan tugas dan tanggungjawab kantor serta mencari peluang sampingan untuk bisa menopang urusan keluarga tetap terjaga, dapur mengepul dan kendil tidak jomplang.

Apa yang saya ceritakan diatas adalah salah satu diantara alasan kenapa saya memulai belajar bisnis online di Akademi Bisnis Digital (ABDI). Pertama, sebagai lelaki yang nantinya menjadi kepala keluarga maka mau tidak mau harus bisa mencukupi kebutuhan keluarga. Kedua, karena bisnis online ini bisa dilakukan dimanapun asal terkoneksi internet. Panduannyapun lengkap, mudah dipahami dan aplikatif. Bisa dikatakan ini menjadi solusi atas tanggungjawab yang besar namun imbalan belum sesuai yang diharapkan.

Lalu apa itu Akademi Bisnis Digital?

Info lebih lengkapnya Anda bisa mengunjungi link ini, Panduan Memulai Bisnis Onlinedari Nol.

Tabik
Mad Solihin


#30DWC #30DWCJilid16 #Day10

Sekretaris Desa, Penulis and Self Development

Artikel Terkait

Previous
Next Post »