Bekerjalah Untuk Diri Sendiri Bukan Untuk Perusahaan

01:40:00

Beberapa hari terakhir ini saya tidur cukup larut malam. Alasannya? Mengonline-kan website desa.

Begini ceritanya. Tahun 2018 ini pemerintah desa menganggarkan dana untuk mengaktifkan Sistem Informasi Desa (SID) berupa website sebagai media untuk trasnfer informasi seputar kegiatan desa. Selain karena ada aturan yang mengharuskan, ada juga unsur untuk menciptakan keterbukaan informasi kepada masyarakat terkait kegiatan pemerintahan desa.

Pada poin ini saya sebenarnya punya dua pilihan, pertama meminta pihak lain untuk mengurus terkait setting hosting, domain beserta tetek bengek lain perihal website. Saya hanya memberinya uang sebagai ungkapan terima kasih yang penting terima beres. Atau memilih poin kedua, mengurus sendiri dan oprek sendiri lantaran belum pernah melakukan sebelumnya.

Dihadapkan pada dua pilihan di atas saya teringat sebuah pesan yang disampaikan oleh Andra Donatta, “Bekerjalah untuk diri sendiri bukan untuk perusahaan.” Penjelasannya begini, saat kita bekerja untuk perusahaan otak kita akan berpikir bahwa apapun yang kita lakukan perusahaanlah yang untung. Padahal saat kita menerima tanggungjawab lebih seperti saya memilih untuk mengurus dan mengonlinekan sendiri, saya sedang membangun skill baru. Dan ini jelas lebih menguntungkan. Kamu tahu kenapa? Karena dengan tanggungjawab baru ini saya jadi mempunyai skill baru. Dan skill baru ini melekat bukan pada perusahaan atau lembaga dimana saya bekerja tetapi melakat pada diri saya sendiri.

Itulah alasan kepana saya lebih memilih menerima tanggungjawab ini meskipun resikonya saya harus meluangkan waktu lebih banyak daripada yang lain dan berpikir lebih banyak dari yang lain.

So, siapapun kamu dan dimanapun kamu bekerja, saat menerima tantangan baru, terima saja. Termasuk kamu yang saat ini menerima tanggungjawab sebagai guardian di program 30 Days Writing Challenge, saya yakin kamu akan mendapatkan pelajaran dan pengalaman yang lebih dari yang lain. Pun saya meyakini bahwa pengalaman yang kamu dapatkan itu melekat pada dirimu. Bahkan saat program 30DWC ini selesai, ilmunya akan selalu terbawa.

Tabik
Mad Solihin
Sumber : Pixabay(dot)com
#30DWC #30DCWJilid16 #Day7 

Artikel Terkait

Previous
Next Post »