Selalu Ada Celah Untuk Mengupgrade Diri

13:03:00

Belum lama ini saya baru menyadari bahwa banyak hal yang sebenarnya mampu dimanfaatkan untuk mengembangkan diri supaya menjadi lebih baik. Bahwa setiap tempat ataupun kondisi yang kita alami hari ini, asalkan insting jeli melihat peluang maka selalu kesempatan.

Posisi menjadi ketua dalam suatu organisasi misal, mampu kita manfaatkan untuk berlatih bicara di depan public agar pembicaraan atau pidato yang kita sampaikan padat, jelas dan mudah dipahami. Kalaupun belum maksimal, kita bisa mengupgrade diri dengan cara membaca buku tentang public speaking ataupun menonton vidio orang-orang terkenal yang gaya bicaranya mampu kita pelajari dan bisa kita praktekan. Sayangnya, kesadaraan ini muncul ketika posisi saya sudah selesai dalam kepengurusan.

Contoh lain adalah ketika saya menjadi guru di SD dan SMK. Selain saya menyampaikan materi pelajaran, saya juga gunakan untuk meningkatkan kemapuan saya dalam hal public speaking. Saya juga belajar tentang management pengelolaan sekolah lewat meeting setiap senin pagi. Tak hanya itu, dengan adanya koneksi internet (wifi) saya gunakan kesempatan ini untuk untuk menonton dan mendownload vidio-vidio motivasi. Ada Arry Rahmawan, Jamil Azzaini, Putra Chandra Negara dan Merry Riana.

Satu alasan kenapa saya menyukai vidio-vidio mereka adalah positif thinking. Dari vidio-vidio yang saya tonton, saya menyimpulkan bahwa mereka adalah orang yang percaya dengan MIMPI. Mereka adalah orang yang memiliki target jelas. Mereka adalah orang yang selalu mengupgrade dirinya dan terus belajar.

Termasuk saat ini saya bekerja di Balai Desa, jaringan wifi yang tersedia rasanya begitu sayang jika hanya digunakan untuk bermain sosmed, fb misal. Pekerjaan perulangan pulang pergi dari rumah ke kantor rasanya sayang pula jika tidak mencari celah agar kualitas diri bertambah. Karena saya yakin bahwa kehidupan selalu berkembang dan mengalami perubahan, jika saat ini tidak pernah mengupgrade diri maka tunggulah saat dimana kita gagap menghadapi perubahan zaman.

Seperti pegawai atau guru zaman dulu yang lahir ketika teknologi masih terbatas, maka ketika saat ini segala sesuatu menggunakan komputer dan internet, mereka gagap. Parah kan?

Solusinya, selalu belajar dan terus belajar karena saya meyakini bahwa ke depan pekerjaan-pekerjaan yang bersifal manual akan banyak tergantikan dengan adanya teknologi. Maka pandai-pandailah mengintip dan mencari kesempatan untuk mengupgrade diri.

Foto Bersama Perangkat Desa Pringamba Setelah Pelantikan
Kamis, 12 Oktober 2017

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

2 komentar

Write komentar
19 October 2017 at 10:56 delete

Selamat bekerja pak.. heheh
Semoga amanah..

Reply
avatar
Mad Solihin
AUTHOR
20 October 2017 at 13:54 delete

Aamiin aamiin ...
Terima kasih bu guru 😀

Reply
avatar