Profesi Baru

9:24:00 AM Mad Solihin 0 Comments


Saat Pengambilan Sumpah (Dok. Desa)

Kamis, 5 Oktober 2017 setelah mengucap sumpah dan dibaiat dengan kata-kata pelantikan oleh Bapak Karno selaku Kepala Desa Pringamba, saya pun telah resmi dan mulai bekerja sebagai Perangkat Desa posisi Kepala Seksi Pemerintahan (Kasi Pemerintahan).

Ada rasa bangga setidaknya diumur yang belum genap 24 tahun saya sudah bisa ikut mengabdi di desa, ikut memberikan andil untuk kemajuan desa. Dan setelah saya amati, profesi yang saya lepas sebagai guru dan profesi perangkat desa sama-sama mengabdi. Hanya saja tantangan perangkat desa lebih berat, katanya harus bertelinga tebal. Pasalnya masyarakat lebih mudah cacatnya daripada kebaikannya.

Bisakah ini dirubah?

Rasanya ini menjadi PR pertama yang harus saya cari solusinya. Bagaimana? Maybe, memanfaatkan sosmed dan internet.

Terkait menjadi perangkat desa, saya termasuk orang yang beruntung. Kenapa? Karena biaya penyaringan dan penjaringan dari mulai pendaftaran sampai pelantikan sudah dianggarkan dari dana desa. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, karena tak ada anggaran dari desa maka biaya pun dibebankan kepada perangkat desa yang jadi. Bahkan ada yang dalam waktu 2 jam harus mengeluarkan uang 12 juta. Paginya test, setelah diumumkan lulus, setalah dhuhur pelantikan. Maka disela-sela selesai test sampai waktu pelantikan harus mencari uang sebanyak 12 juta. Gila bukan? Saya pun hanya geleng-gelang kepala ketika mendengarnya.

“Maka nikmat Tuhanmu yang mana yang engakau dustakan?”

Sebagai pengingat diri, karena menjadi perangkat sama halnya mengabdi, maka prinsip yang harus saya pegang adalah “Maju Terus, Lakukan yang Terbaik.” Andaikan dalam perjalanan ada suara yang tak enak didengar, berbaik sangkalah mungkin ia belum paham.


Pringamba, 10 Oktober 2017

You Might Also Like

0 comments: