Puji Kristyaningtyas, Kepala Sekolah Berprestasi Tahun 2016

11:01:00 Mad Solihin 3 Comments

Besama Kepala Sekolah SMP N 1 Wanayasa
Ramah, murah senyum dan baik hati, begitulah kira-kira sosok Ibu Puji Kristyaningtyas, S.Pd. MM. selaku kepala sekolah SMP Negeri 1 Wanayasa. Saya bersyukur bisa menemui beliau, karena banyak ilmu yang saya dapat. Setidaknya tidak sia-sia saya menempuh perjalanan 2 jam dengan sepeda motor tanpa rem depan

Ada satu yang saya tangkap dari beliau ketika mewancarainya, yaitu prinsip “Semangat Kebersamaan dan Selalu Positif Thinking” yang selalu belia pegang.

Positif Thinking, mungkin sering kita dengar hanya saja dalam prakteknya kita sering berperasangka buruk. Tentang orang lain yang tidak sesuai dengan diri kita, tentang acara yang belum terjadi dan berbagai pikiran negatif lain yang sering berkembang dalam otak kita. Beliau mengajarkan saya untuk merubah cara berpikir, selalu optimis dan yakin. 

Beliau pun bercerita tentang pengalaman menjadi kepala sekolah di SMP tersebut. Keberadaannya selama 4 tahun di situ telah membuat banyak perubahan. Berbagai ide brilian dan terobosan ia lakukan untuk menunjang kemajuan sekolah yang beliau pimpin. Diantaranya adalah program Butaberry (Bercocok Tanam Buah Stroberry) yang ia masukan sebagai mulok pertanian wajib untuk kelas IX. Tujuannya adalah untuk memberikan life skill kepada siswa-siswanya yang sebentar lagi akan lulus. Beliau berharap bahwa program Butaberry ini bisa membantu mereka yang ketika lulus tidak meneruskan ke jenjang selanjutnya.

Butaberry sebagai Pembelajaran Life Skill Siswa (Mad Solihin)
Selain itu, beliau juga mewajibkan semua guru dan murid, satu minggu dua kali untuk membaca sebelum jam pelajaran dimulai yang ia beri nama sebagai Gerakan Literasy. Tak hanya itu, ia juga melakukan kerja sama dengan PIKOM dalam hal komputer. Sehingga siswa langung mendapat test dari PIKOM untuk mengetahui seberapa jauh kemampuan anak dalam mengusai Ilmu Teknologi (IT).


Banjarnegara, 17 September 2016

You Might Also Like

3 comments:

  1. pejuang kyk gini nih yg hrs dilestarikan :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Seperti Bu Desi ya, pejuang tanpa tanda jasa ... :-)
      Selamat berkontribusi mencerdaskan anak bangsa bu :-)

      Delete
    2. This comment has been removed by the author.

      Delete