Ramadhan Ke 28 : Formula Sederhana

13:59:00 Mad Solihin 0 Comments


Saya mempunyai formula sederhana yang saya kira bisa menjadi obat atas sebuah kekecewaan. Formula itu adalah kebaikan tanpa tendensi pengharapan apapun. Melakukan kebaikan ya hanya sebatas kebaikan (titik). Tidak mengharapkan penghargaan atau karena ingin dipuji. Murni melakukan kebaikan karena kita bisa melakukan kebaikan.

# Kita disuruh membeli sesuatu di sebuah warung kemudian setelah itu tak ada ucapan terima kasih dari yang menyuruh. Jangankan mendapat upah atas sesuatu yang kita beli, ucapan terima kasih saja tidak. Padahal jarak untuk sampai ke warung lumayan jauh dan hujan lagi. 

# Pada saat kita sedang duduk tetiba saja ada seorang pengemis yang datang meminta sambil menengadahkan tangan. Karena meminta maka kita pun memberinya uang. Padahal jika melihat poster tubuh dan cara gerak jalannya bisa dipastikan bahwa dia adalah orang yang sehat. Terus kenapa kita memberinya uang?

Membantu orang lain tanpa ada penghargaan apapun. Memberi uang kepada pengemis padahal ia sehat dan fisiknya mampu. Jika kebaikan yang kita lakukan itu karena ada sebuah pengharapan maka saya yakin ujungnya kecewa. Apalagi pengharapannya kepada manusia. Pun dengan sedekah yang kita berikan, jika ada kata “padahal” maka ujungnya juga kecewa. Sehingga sederhana, jika tak ingin kecewa ya cukup “lakukakan kabaikan”. Tak perlu berharap balasan, karena Allah adalah Dzat yang paling adil yang jikalau diumpamakan menimbang sesuatu pasti beratnya sama. 

Banjarnegara, 3 Juli 2016

You Might Also Like

0 comments: