Ramadhan ke 24 : Belum Utuh

17:00:00 Mad Solihin 0 Comments


Entah bagaimana aku harus menyikapi dan kalaupun boleh jujur aku tak mau kehilangan dirinya. Andaikan kemarin adalah bentuk kehilafan, semoga itu menjadi peringatan untuk tidak mengulanginya lagi. Karena sebenarnya antara kami belum memiliki utuh sepenuhnya. Atau kalau menurutnya, kita mempunyai barang namun barang tersebut masih dalam kategori “ingin” yang masih berbatas belum sampai pada level “milik” yang sepenuhnya terserah kita.

Hey, mau kah engkau memberiku kesempatan untuk memperbaiki diri? Menjadi orang yang bisa menjagamu bukan sebaliknya dalam hal apapun. Andaikan kamarin terlalu keterlaluan, maaf kan aku. Bukankah tidak ada yang sempurna tanpa luput dari kesalahan?

Banjarnegara, 29 Juni 2016

You Might Also Like

0 comments: