Ramadhan ke 1 Awal Ramadhan

11:22:00 PM Mad Solihin 0 Comments


#1 Ramadhan 1437 H / 6 Juni 2016

Sudah beberapa tahun ini keputusan sidang isbat menjadi moment yang sangat ditunggu oleh masyarakat sebelum sholat isya didirikan. Stasiun TV yang sedang menyiarkan berita perihal penetapan tanggal 1 Ramadhan pun menjadi prioritas untuk ditonton. Sebagaimana tadi malam, keputusan sidang isbat yang disampaikan oleh KH. Lukman Hakim Saefudin selaku Menteri Agama RI membuat kelegaan yang menandakan bahwa malam ini sudah mulai sholat tarawih dan besok sudah mulai puasa. Alhamdulillah, senang rasanya bisa dipertemukan lagi dengan bulan yang penuh berkah ini. Semoga benar-benar membawa keberkahan. Aamiin

Pikiran saya melayang pada zaman dahulu ketika masih kecil, ketika televisi tepatnya di desa saya belum terlalu banyak seperti sekarang, rasanya keputusan 1 Ramadhan sudah jelas tidak seperti saat ini yang harus menunggu sampai isya terlebih dahulu. Ketika bapak saya tanya, kata beliau dulu sistemnya menunggu surat keputusan dari KAU Kecamatan yang disampaikan ke desa-desa. Dan menurut saya meskipun harus menunggu keputusan sampai isya, itu lebih baik karena keputusan itulah yang paling akurat.

Satu hal yang umum terjadi setelah penyampaian hasil sidang isbat selesai adalah masjid dan mushola diserbu oleh kawanan manusia yang itu terjadi hanya di bulan Ramadhan. Orang yang biasanya sholat di rumah pun mendadak ke masjid atau mushola. Dan biasanya itu terjadi selama sepuluh hari pertama. Pasca itu mungkin akan menyusut kembali hingga selesai ramadhan, selesai pula keramaian masjid. Biasanya seperti itu yang terjadi, walau harapannya si tetap tidak menyusut dan selalu rame. Keramaian itu pula yang terjadi di masjid desa, dimana malam itu adalah malam pertama menjalankan shalat tarawih.

Berkah ramadhan pula, masjid dan mushola menjadi rame oleh suara tadarus Al-Qur’an baik sore maupun malam setelah shalat tarawih. Walau telinga kadang gatal oleh bacaan yang kurang sesuai tajwid, tetapi rasanya itu lebih baik daripada tidak sama sekali.

What do you hope in this Ramadhan ??

Berbicara masalah harapan tentunya ibadah dan puasa selama ramadhan itu bisa diterima oleh Allah. Karena jika tidak diterima, sia-sia dong kita menahan haus dan lapar selama sebulan. Itu ibadah yang biasanya sudah menjadi rutinitas tanpa ada paksaan. Dan berkaca pada ramadhan tahun lalu yang ternyata tadarus al-qur’an nya tidak khatam, maka di bulan Ramadhan 1437 H ini minimal khatam deh satu kali.

Pun demikian dengan tulisan, berkaca pada bulan ramadhan kemarin ada sebuah program kalau tidak salah #Random Ramadhan, yang mengharuskan untuk menulis setiap hari di bulan ramadhan. Tentang apa yang ditulis terserah, yang penting menulis satu tulisan per hari. Itu saya tahu dari tulisannya Mas Imam Rahmanto yang ketika saya telusuri lebih jauh, ternyata banyak blogger yang menerapkan #RandomRamadhan ini. Maka selain harapan di atas dan terkabulnya doa-doa yang saya panjatkan, bisa menulis per hari minimal satu tulisan juga menjadi harapan saya di bulan ramadhan tahun ini.

Pringamba, 6 Juni 2016 05:52
Mad solihin

You Might Also Like

0 comments: