Dusun Ngampel

12:23:00 PM Mad Solihin 0 Comments


Ngampel, demikian lah nama dusun di Desa Plososari yang menjadi tempat kami (Mahasiswa KPM) bermukim selama satu bulan. Tepatnya kami tinggal di rumah Pak Sugeng, selaku Kepala Dusun (Kadus). Atau kalau masyarakat disana lebih akrab dengan sebutan Kamituwo atau Bekel, istilah lain Kadus. 

Dusun yang terdiri dari 3 RT ini merupakan pusat desa, pasalnya di dusun inilah Balai Desa Plososari berada. Selain itu terdapat pula dua pesantren yang menjadi pusat keagamaan, yaitu Pesantren Sunan Ampel yang diasuh oleh KH. R. Ahmad Muchlis (beliau adalah keturunan Sunan Ampel) dan Pesantren Qur’aniyyah yang diasuh oleh K. Nur Kholis (putra menantu dari KH. R. Ahmad Muchlis). 

Selain sebagai pusat keagamaan, Dusun Ngampel ini juga sebagai pusat pendidikan. Ini bisa dilihat dari keberadaan tempat pendidikan formal yang ada disana, dua sekolah SD yaitu SDN 1 Plososari dan SDN 3 Plososari. Begitupun dengan pendidikan anak usia dini (PAUD) dan Taman Kanak-Kanak (TK), keduanya berada di Dusun Ngampel. Untuk PAUD tepat di samping balaidesa sedangkan TK berada di samping SDN 1 Plososari. Tak hanya itu, MTs Sunan Ampel juga berada di Dusun Ngampel. 

Seperti namanya, Dusun Ngampel ini menurut saya tidak lepas dari Waliyullah Sunan Ampel. Mungkin nama dusun tersebut juga dinisbatkan kepadanya karena disana terdapat Petilasan Sunan Ampel. Menurut cerita yang saya dengar baik dari KH. R. Ahmad Muchlis maupun masyarakat, Sunan Ampel dulu pernah singgah di dusun Ngampel selama satu minggu. Kanjeng Sunan juga meninggalkan Jubah dan Tongkat yang diwariskan kepada keturunannya, yaitu dari KH. R. Ahmad Muchlis. Karena sudah diwariskan maka siapapun yang mencoba untuk memiliki kudua benda tersebut tidak pernah berhasil. 

Petilasan tersebut berada di sebelah barat balai desa dan sering diziarahi setiap malam Jum’at. Puncaknya pada malam Jum’at Kliwon, jama’ah dari berbagai daerah datang berbondon-bondong untuk mengikuti ziarah dan pengajian di petilasan Sunan Ampel tersebut. Katanya, di malam Jum’at Kliwon tersebut Sunan Ampel dan Sunan-sunan yang lain ikut hadir dalam majelis tersebut. Wallahu ‘alam.

Tak berbeda dengan dusun yang lain, di Dusun Ngampel kebanyakan masyarakat adalah petani jambu. Beberapa juga ada yang menjadi guru, peternak ayam dan sebagainya. Yang saya tangkap dari masyarakat Dusun Ngampel selama kami disana adalah mereka begitu ramah. Semoga lain waktu bisa silaturahim kesana lagi. Aamiin.

Pringamba, 24 April 2016 06:45
Mad solihin

You Might Also Like

0 comments: