Rindu

1:20:00 AM Mad Solihin 0 Comments

Baru-baru ini aku begitu merindukan kehadirannya. Ada luapan rasa rindu yang akupun tak bisa membahasakannya. Ah, andaikan saja aku bisa bebas menggandeng tangannya, mengajak jalan semaunya seperti muda-mudi zaman sekarang, tetapi itu bukan lah hal baik untuk saat ini. Ada sekat yang cukuplah itu, meskipun tak terlihat menjadi tameng dari hal tersebut. Setidaknya apa yang kami pelajari selama ini bisa menjadi penjaga untuk bisa saling mengerti antara yang pantas dan tidak sebagai usaha untuk menjaga diri.

Seperti hati yang saat ini dipihakkan padamu, semoga besok, lusa dan seterusnya pun begitu.

Terima kasih atas rasa yang saat ini kamu pihakkan padaku. Aku pun berharap bahwa itu lah yang akan Allah gariskan kepada kita meskipun masih cukup lama datangnya waktu untuk aku menggenggam dan tak kan melepaskan tanganmu. 

Kalaupun ada ungkapan jodoh pasti gak kemana karena sudah ditentukan oleh Allah, semoga saja apa yang kita lakukan saat ini adalah salah satu bentuk ikhtiyar untuk menjemput ketentuan Allah tersebut. Sebagai proses pendewasaan untuk bisa saling mengingatkan dan menguatkan. Semoga.

Selamat malam putri, jika engakau bangun malam jangan lupa selipkan namaku dalam doamu. 
 
Banjarnegera, 16 Maret 2016 01:07 WIB

You Might Also Like

0 comments: