Restu Ibumu

6:33:00 AM Mad Solihin 0 Comments

Pernah suka dengan seseorang kawan ? Akh ... rasanya pertanyaan yang pasti jawabannya “pernah”. Namun tahukah orang tua seseorang itu tentang hubungan kalian?

Selama ini baru kali pertama saya suka dengan seseorang, kemudian orang tua seseorang itu tahu tentang ku (tahu bahwa saya suka dengan putrinya dan sayapun berterus terang dengannya). Berawal dari sms yang ia kirimkan menanyakan tentang putrinya apakah ikut kegitan atau tidak. Sms yang menandakan perhatian seorang ibu kepada putrinya, karena ia tahu bahwa saat ini sedang UAS. Itu artinya ketika mengikuti kegiatan harus mengorbankan UAS.

Sebenarnya bukan mengorbankan UAS, hanya saja berani atau tidak UAS sendiri, menyusul mapel yang kemarin ditinggalkan. Tentunya harus siap mental terlebih dahulu selain siap dengan materi mapel tersebut.

Kembali ke pokok inti hal diatas. Setelah saya menjawab bahwa ia tidak ikut dan mendoakan semoga dimudahkan urusannya. Antara berani atau tidak, saya mencoba mengirimkan sms kepadanya dan sedikit menyinggung tentang perasaanku (3/12). Itu tidak lain karena putrinya pernah menyinggung hal tersebut. Bukankah begitu cinta ..? Maka saat itu sayapun memberanikan diri untuk meminta izin untuk dekat dengan putrinya.

Dag dig dug. Hati ku bergetar tak beraturan menunggu balasan dari ibumu cinta. Dan jawabanpun sama sebagaimana yang pernah engkau ceritakan.
“Owh ya bu pangapunten nderek ijin menawai kulo caket kaleh dek ....”    
“.... Tp nk urusan hati kue terserah sing penting saling mendukung.”
Itulah penggalan sms yang saya kirimkan dan sekaligus tanggapan dari ibumu cinta. Apakah itu sebuah restu atau apalah, yang jelas ibumu bersikap demokrasi asal bisa saling mendukung. Dan bismillah, kita niatkan untuk belajar bersama ya dek, untuk saling menyemangati dan mengingatkan.  

Boyolali, 5 Desember 2015

You Might Also Like

0 comments: