Creative Writing

2:18:00 AM Mad Solihin 0 Comments

Mba Annisa_Potter saat Menyampaikan Materi (Dokpri)
Kenapa saya tertarik dengan acara Indonesaian Youth Dream? Padahal saya belum tahu secara pasti apa itu Indonesaian Youth Dream. Informasi mengenai IYD pun terbatas karena waktu mau mendaftar, IYD masih menjadi planning acara untuk yang pertama kalinya. Paling pol hanya mengetahui informasi melalui web indoensianyouthdream.org dan Fanspage Facebook.

Menulis. Itulah salah satu hal (materi) yang menarik dan mendorong saya untuk mengikutinya. Saya berharap bahwa saya akan belajar mengenai teknik dan seluk beluk mengenai dunia tulis menulis. Walau kenyataannya, itu melesat dari bayangan awal ketika saya mencoba untuk mendaftar. Haruskah saya sesali? Tentu tidak. Karena banyak hal lain yang saya temukan disana dan materi tentang “Creative Writing” yang disampaikan oleh Mba’ Annisa Hasanah atau sering dipanggil “Annisa_Potter” setidaknya cukup mengobati harapan yang ternyata melesat. Hee

Apa itu Creative Writing ..?
Creative Writing adalah tulisan berawal dari Imajinasi dan bisa menginspirasi. #Akh ... kalau pengertian search aja di google banyak yang membahasnya. Itu pengertian yang saya simpulkan sendiri berdasarkan sudut pandang atas apa yang disampaikan oleh Mba’ Annisa. Hee
Why I Should Write ..?
“No one can tell yuor story so tell it yourself. No one can write your story so write it yourself.” Tidak ada yang dapat menceritakan atau menuliskan tentang diri kita secara detail selain kita sendiri. Sedetail apapun orang lain menuliskan tentang diri kita, tentu ada hal yang tidak mereka ketahui tentang diri kita sebenarnya. Itu hanya sebatas pengetahuan dari sudut pandang yang mereka ketahui.

Dalam Session ini yang membuat saya tertarik adalah tentang sosok “Annisa-Potter”. Kenapa? Karena orangnya cantik. Haha Itu salah satunya. Karena di usia yang terbilang masih muda (Kelahiran 23 Maret 1989) ia sudah berkeliling ke 21 Negara. Dan itu terangkum dalam bukunya yang berjudul “Student Traveler”. Dan tahukah kalian, bahwa buku “Student Traveler” itu berawal dari tulisan yang ia posting di Blog. #Semoga suatu saat nanti saya bisa mengikuti jejaknya “Bisa Menuliskan karya berupa Buku”. Alasannya karena saya suka menulis dan punya blog tentunya.

Annisa_Potter dalam kesempatan menyampaikan materi menjelaskan bahwa ia sudah mempunyai hobbi menulis sejak SD berupa tulisan “diary”. Sehingga ia pun menekankan bahwa “diary” itu ternyata sangat bermanfaat. So, yang sekarang punya tulisan semacam “diary” terus kembangkan syukur bisa menuliskannya di blog.

Seberapa engakau tahu dengan neneng moyangmu ...?
Dibanding dengan nenek moyangku, rasanya saya lebih mengenal Soekarno ataupun Mbah Hasyim Asy’ari. Atau saya lebih tahu tentang Pramodya Ananta Tour. Kenapa ..? Karena mereka berkarya. Karena mereka menulis. Sedang nenek moyangku tidak meninggalkan apa-apa. Jasa ..? Terlalu abstrak dan tak bisa saya lacak. Bahkan nama-nama mereka hanya puol pada nama bapak dari kakekku. Selebihnya, tak ada yang tahu.

Dari situlah kenapa menulis itu penting. Untuk meninggalkan jejak agar orang-orang menimal anak cucu kita nantinya tahu tentang siapa kita dan apa yang telah kita lakukan. So, menulislah jika tak ingin lenyap dalam sejarah.
What Can I Write ..?
Penulis yang terisnpirasi oleh karya-karyanya Trinity ini menerangkan tentang beberapa hal yang mungkin bisa kita tulis. (1) Personal Story. Contoh tulisan ini adalah Raditya Dika. Penulis sekaligus Comica ini sering menuliskan tentang dirinya. (2) Recent Phenomenom (3) Fiction (4) Fantasy (4) Science Fiction.

Selain itu Mba’ Annisa juga menyampaikan tentang ide tulisan dengan mengutif dari Buffy Andrews : “Writers see the world differently. Every voice we hear, every face we see, every hand we touch could become story fabric.” (Penulis melihat dunia secara berbeda . Setiap suara yang kita dengar, setiap wajah kita lihat , setiap tangan kita menyentuh bisa menjadi kain cerita.)
Tips Menulis ..!
Tentang tips dalam menulis, Mba’ Annisa menyebutkan ada tiga elemen penulisan kreatif dalam blog yang ia kutip dari Raditya Dika :
(1) First Sentence yang Menarik
(2) Buatlah tulisan yang ekonomis (Tidak terlalu bertele-tele atau singkat, padat dan jelas)
(3) Menemukan dan Menggunakan Voice Anda Sendiri. Karena setiap orang berbeda, maka berbeda pula karakter dan sifatnya termasuk dalam hal menulis. So, temukan gaya tulisanmu.

Tips selanjutnya ketika ingin menjadi seorang penulis adalah menulis, menulis dan teruslah menulis (Consisten atau Istiqomah).
“The Secret of becoming a writer is to write, write and keep on write” _Ken MacLeod_
***
Saat meminta tanda tangan :) 
Di akhir selesai menyampaikan materi, yang awalnya tak berminat namun seolah tersihir oleh penyampaian materi akhirnya sayapun membeli buku “Student Traveler” dan sekaligus meminta tanda tangannya. Tak lupa meminta foto bersamanya. Hee Sebagai sebuah harapan semoga suatu saat nanti bisa meniru jejaknya “Berkeliling Dunia dan Berkarya di Usia Muda”. J
Foto bersama Mba Anisa_Pottter
Terima kasih Mba’ Annisa Hasanah atas inspirasi dan motivasinya. Doa kan semoga saya juga bisa menjadi penulis yang hebat dan inspiratif. J

Banjarnegara, 14 Desember 2015 01:55 WIB

You Might Also Like

0 comments: