Stand Up Comedy

09:57:00 Mad Solihin 0 Comments

Sumber; Tabloidbintang.com
Tahukah kalian apa itu Stand Up Comedy ? Hmmm ... Saya yakin kalian sudah tahu. Kalau belum tahu silahkan browsing di internet. Hehe

Stand Up Comedy Academic yang ditayangkan di stasiun tv Indosiar menjadi salah satu acara favorit yang saya suka. Tentu bukan tanpa alasan donk kenapa saya menyukainya, laiknya suka pada seorang cewek. Ada alasan yang mendasarinya.

Dalam tulisan ini saya akan mengulas sedikit alasan kenapa saya menyukai acara Stand Up Comedy Academic.
1)      Imajinatif
Membuat sebuah cerita menurut saya bukanlah hal yang mudah. Apalagi ketika cerita tersebut dipentaskan yang menuntut agar pendengarnya menjadi tertawa. Butuh kreatifitas dan imajinasi yang tinggi. Dan inilah alasan pertama kenapa saya menyukai acara stand up comedy.

Selain itu saya juga suka dengan desainer, pelukis, novelis dan berbagai profesi lainnya yang disitu mengasah seseorang untuk berimajinasi. Bagi mereka yang sudah terbiasa, mungkin beberapa hal di atas bukanlah hal yang sulit. Namun bagi para pemula, saya yakin itu menjadi sesuatu yang sangat sulit.
Gila-gila-gila. Ya, untuk mencapai titik puncak mudah kita harus menjadi gila. Bukan gila dalam arti tidak waras tetapi gila-gila-gila-gila, dilakukan terus menerus, berulang-ulang. Seperti naik sepeda motor. Awalnya tidak bisa, namun berkat latihan terus-menerus, diulang berkali-kali, akhirnya menjadi bisa bahkan begitu lihay. Bukankah begitu kawan ?

Perlu diingat dan saya yakin kalian sudah akrab mendengarnya, bahwa di dalam proses untuk mencapai titik mudah kita akan mengalami jatuh bangun. Dan itu sudah menjadi hukum alam. Tinggal bagaiama kita menyikapi, kapok kemudian berhenti atau tetap berlatih hingga mencapai titik lihay.
2)      Awet Muda
Jangan suka ngambek (cemberut), nanti jadi cepet tua lho.Pernah dengar guyonan semacam ini ? Tahukah kalian bahwa goyonan tersebut ternyata ada benarnya lho. Pasalnya ketika seseorang memasang muka cemberut, dibutuhkan 43 otot yang berada di bawah kulit wajah untuk digerakan. Berbeda ketika tersenyum, kita hanya menggerakan 17 otot wajah. Artinya, banyak cemberut menjadikan cepat tua dan tersenyum membuat awet muda. Gak percaya? Buktikan saja sendiri. Hehe

Nah acara stand ap comedy ini adalah acara yang membuat para penonton menjadi tersenyum. Kelucuan-kelucuan yang di buat oleh para comica memaksa kita untuk tertawa. Dan ini cocok buat para pekerja yang sehari-harinya berkutat pada rutinitas pekerjaan yang membosankan. Semacam hiburan.

Terlepas dengan hal diatas, tersenyum itu banyak memberikan manfaat yang salah satunya adalah memberikan kenyamanan kepada orang lain di sekitar kita. Diakui atau tidak bahwa berteman dengan orang yang ramah itu lebih menyenangkan dan menentramkan. Berbeda ketika berteman dengan orang yang serius dan memasang muka kaku. Rasanya canggung.
3)      Media Belajar
Ada sebagian orang yang punya karakter kaku yang ketika bersama dengan temannya lebih banyak memasang muka serius. Hal ini tentu bukan hal yang salah. Tetapi bagi mereka yang bergelut dalam bidang pendidikan, guru misal, hal ini saya kira kurang baik. Pasalnya, hal ini akan membuat peserta didik menjadi bosan. Ketika bosan, besar kemungkinan materi yang disampaikan lebih banyak tidak bisa dicerna dengan baik.

Acara Stand Up Comedy ini bagi saya merupakan salah satu media untuk belajar bagaimana menciptakan suasana santai dan menyenangkan. Karena pengalaman saya, ketika di ajar oleh dosen yang kaku tanpa ada humor sedikitpun membuat suasana menjadi membosankan. Bukan hanya guru saja sebenarnya, setiap orang juga perlu punya humor apalagi dalam dunia pertemanan, humor menjadi salah satu perekat hubungan emosional antara teman satu dengan yang lainnya.

Selain ketiga alasan diatas, acara stand up comedy juga menjadi penular energi positif. Pasalnya ketika menonton para comica tampil, penonton pun akan berimajinasi membayangkan hal-hal sederhana yang kira-kira bisa untuk di buat menjadi hiburan.

Akhirnya, saya merekomendasikan bagi para pekerja yang tak sempat piknik karena tak punya waktu libur untuk menonton acara ini. Daripada menonton hal-hal yang membuat kita baper dan kurang bermanfaat. Lebih baik acara ini donk. Mendidik untuk berpikir kreatif. Hehe


Banjarnegara, 23 Oktober 2015 02:43 WIB

You Might Also Like

0 comments: