Membeli Buku

10:07:00 AM Mad Solihin 0 Comments

Sumber: Dokpri
Pameran atau Bazzar Buku adalah salah satu moment yang menarik buat saya. Sebegaimana hari ini seusai dari sekolah sebelum pergi ke masjid untuk menunaikan Sholat Jum'at saya menyempatkan untuk mampir ke pameran buku di Gedung Kopri Wonosobo. Rasa penasaran beberapa hari lalu yang belum sempat saya penuhi memaksaku untuk mengunjunginya hari ini.

Awalnya saya tidak berminat untuk membeli karena uang yang saya miliki hanya tinggal Rp. 40.000,- Uang untuk jaga-jaga dan beli bensin ke sana kemari. Di ruangan yang cukup luas tergelatak bermacam-macam buku. Walau tidak terlalu rame, tapi cukuplah menandakan bahwa masih ada orang yang menyempatkan waktu untuk membeli buku.

Setelah mengitari buku demi buku, rasanya tak ada yang menarik. Kalaupun ada, uang yang saya miliki tak cukup untuk membelinya. Maka saya pun berencana untuk pergi. Namun, ketika sudah di dekat pintu saya melihat satu hamparan tempat buku yang menarik untuk di lihat. Saya amati satu persatu buku yang ada di hamparan dekat pintu hingga pandangan saya tertuju pada gambar sosok yang tak asing lagi bagiku. Sosok tersebut adalah sosok Dahlan Iskan, Sandiago dan beberapa tokoh lain yang namanya cukup terkenal di kalangan pengusaha. Saya pun melihat label harga yang tertempel pada sampul plastik pelindung buku.

Pilihan saya akhirnya jatuh pada dua buku yaitu “Inspirasi T.P. Rachmat” dan “Dahlan Iskan From Zero to Hero”. Niat untuk tidak membeli buku akhirnya terkalahkan juga oleh keinginanku yang memang cukup kranjingan dalam hal buku. Meskipun kadang tidak selalu langsung di baca. Kondisi dompet yang menyisakan uang Rp. 40.000,- pun tak saya gubris. Maka dengan  langkah percaya diri saya menghampiri kasir. Setidaknya label harga telah memberikan saya pertimbangan bahwa saya akan membayar sebesar Rp. 25.000,- dengan harga buku Isnpirasi T.P. Rachmat sebesar Rp. 10.000,- dan buku Dahlan Iskan sebesar Rp. 15.000,-.

Entah kenapa virus untuk membeli buku menjangkiti saya. Atau setidaknya saya punya pertimbangan bahwa buku adalah salah satu aset berharga yang tahan lama. Sehingga ketika ada buku menarik yang harganya murah saya tak sungkan untuk mengocek dompet meski saat itu terkadang dalam kondisi minus. Selain itu, saya meyakini bahwa ada kata-kata atau ilmu baru yang akan saya dapat dari buku yang saya beli.


Kretek Wonosobo, 28 Agustus 2015 16:26 WIB

You Might Also Like

0 comments: