Komunikasi

6:53:00 AM Mad Solihin 1 Comments

Hari ini adalah hari ke 5 saya PPL di SMK Takhassus Al-Qur’an. Walaupun pada awalnya kurang begitu mood tetapi hari demi hari saya mulai menikmatnya. Ya, menikmati kebersamaan dengan keluarga baru. Teman-teman PPL yang dulu biasa-biasa saja atau bahkan ada yang belum saya kenal, dengan berjalannya waktu menjadi akrab. Mungkin karena mempunyai nasib yang sama sehingga mau tidak mau harus bersama, namun dari situlah hubungan emosional terbangun. Saling melengkapi dan menyemangati. Dan saya menyukainya, proses belajar bersama yang beberapa tahun kemudian akan menjadi cerita tak terlupakan. Yes, masa-masa percobaan dalam mengenal dunia pendidikan.

Selain teman-teman PPL, saya juga menikmati kebersamaan dengan guru-guru yang ada di sekolah yang jika di lihat dari tampang mukanya, kesemuanya masih muda. Tak ketinggalan dengan siswa-siswa yang menjadi obyek dalam kami mengajar. Mereka adalah generasi luar biasa penerus masa depan. Sebagaimana yang di katakan oleh Bapak Drs. Mufid Fadly dalam amanatnya sebagai pembina upacara memperingati Hari Pramuka yang ke-54 tadi pagi, “Kalian semua adalah Syubanul yaum Rijalul Ghod, pemuda di era sekarang yang disipakan untuk menjadi pemimpin di masa depan”.

***

Komunikasi

Seusai upacara saya bersama teman-teman PPL yang lain dengan dibantu oleh pengurus OSIS melakukan agenda lomba-lomba dalam rangka memperingati HUT RI yang ke 70. Di antara lomba yang kami adakan adalah balap karung, estafet kelereng, memasukan sedotan ke dalam botol dan koran aqua. Sebenarnya ada 7 lomba yang sudah kami persiapkan, namun dengan pertimbangan waktu dan biaya maka saat rapat dengan pengurus osis dan waka kesiswaan, akhirnya kita ambil yang permainannya cukup ringan.

Terkait dengan lomba, saya punya cerita tersendiri yang jika dibahasakan dengan sederhana ada satu kata yang mewakilinya yaitu “komunikasi”. Memang keresahan untuk mengadakan lomba telah kami dengungkan di internal teman-teman PPL. Namun itu baru menjadi wacana hingga pada hari Rabu pagi setelah brefing dengan teman-teman PPL, saya dan Zaim pergi menemui Pak Ahmad Mufid selaku waka kesiswaan. Ternyata kegiatan memperingati HUT RI belum masuk dalam agenda kegiatan. Namun Pak Mufid dan Pak Hayat sebenarnya sudah mempunyai gambaran, hanya saja karena banyak kesibukan lain akhirnya gambaran kegiatan terebut hanya menjadi anngan-angan belaka. Maka ketika saya dan Zaim bertanya terkait kegiatan untuk memperingati HUT RI yang ke 70, beliau berdua langsung menyambutnya dengan antusias.

Pada istirahat kedua, maka dilakukanlah rapat yang mengundang perwakilan OSIS, teman-teman PPL yang ditemani Pak Mufid dan Pak Hayat. Dalam rapat tersebut di bahas terkait dengan masalah perlombaan dengan hasil 4 macam perlombaan sebagimana yang telah saya singgung di atas.

Adanya kegiatan perlombaan tidak lain adalah karena adanya komunikasi. Saya tak bisa membayangkan jika dari teman-teman PPL tak ada perwakilan yang berkomunikasi dengan pihak sekolah. Maka wacana lomba juga pasti hanya akan menjadi angan-angan belaka. Dan sebagai ketua kelompok, mungkin sayalah yang akan menerima beban moral. Bagaimana tidak, ketua masa gak mau komunikasi dengan pihak sekolah. Sebagaimana layaknya dalam perkumpulan, ketua biasanya akan menjadi kambing hitam jika di situ terjadi hal yang kurang beres. Namun di situ juga ada sesuatu yang tidak bisa dirasakan oleh seseorang ketua, seperti ketika masalah perlombaan beres misal, saya merasa ada kelegaan tersendiri. Entah dengan yang lain, yang jelas saya merasa bahwa keberadaan kami sedikit membawa keramaian di sekolah. Atau kalau dengan bahasa yang vulgar, keberadaan kami di sekolah tidak memalukan yang jika tak ada kegiatan mungkin akan terkesan kurang kreatif –untuk tidak mengatakan bodoh-. Hahaha .. Ya, di sini kami sedang belajar untuk menjadi pribadi yang bermanfaat.


Kretek, 14 Agustus 2015 21:43 WIB

You Might Also Like

1 comment:

  1. Terima kasih kunjungannya ... pie gon mpean apa alamate ..?

    ReplyDelete