Distribusi Surat Laziznu

2:02:00 AM Mad Solihin 0 Comments

Ramadhan #21 II Juli #8

Hari ini saya berkesempatan untuk masuk ke sekolah-sekolah negeri di Banjarnegara. Bukan untuk sekolah karena tak mungkin donk saya kembali lagi ke masa SMA ataupun SMP. Masa dimana dulu saya masih kupel dan tentunya masih lugu. Masa dimana saya tak tahu apa-apa, mengikuti alur tanpa tahu dunia luar. Kegiatan sekolahpun monoton bahkan terkadang membosakan, tak ada estrakurikuler ataupun kegiatan yang menantang. Ah, masa lalu.

Menyesal. Tentu itu bukanlah kata yang tepat untuk mewakili perasaanku mengingat masa lalu. Walaupun mungkin sakarang baru terbesit seandainya dulu saya sekolah di tempat favorit dengan berbagai kegiatan yang bisa saya pilih. Kegiatan yang mungkin membuat saya lebih berani dan kritis. Benarkah demikian ? Hmm ... belum tentu juga sih. Namun, sayapun beruntung karena di tempat dulu saya sekolah saya medapat banyak pelajaran. Pelajaran yang mungkin tidak pernah didapat dari mereka yang sekolah di sekolah favorit. Toh semua sudah terjadi. So, masa lalu biarlah menjadi kenangan yang mendewasakan, sebagai pengalaman yang bisa menjadi bekal untuk menata masa depan yang lebih baik.

Kesempatan saya masuk ke beberapa sekolah di Banjarnegara adalah untuk mengantarkan surat Laziznu (Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shodaqoh Nahdlatul Ulama). Surat yang isinya proposal agar pihak sekolah mau mentasarufkan sebagian zakat yang terkumpul dari para siswa melalui Laziznu tersebut.

Ada 23 surat yang harus saya antar. Berangkat pukul 10 pagi karena saya harus membuat lembar disposisi yang intinya surat sudah masuk dengan bukti tanda tangan dari penerima surat (salah satu guru di sekolah yang saya kunjungi). Urutan sekolah yang saya kunjungi adalah pertama di SMP N 5 Banjarnegara. Berlanjut ke SMP N 2 Bna, SMK Panca Bakti, MTs N 2 Bna, SMP N 1 Bna, SMA N 1 Bna, MTs N 1 Bna, SMK N 1 Bawang, SMA N 1 Bawang, SMP N 1 Bawag, SMK N 2 Bawang, SMP N 1 Purwanagara, SMA N 1 Purwanegara, SMP N 3 Pwr-Klampok, SMA N 1 Pwrj-Klampok, SMP N 1 Prwj Klampok, SMK HKTI 1, dan SMK HKTI 2. Masih ada 3 surat yang belum yaitu SMA N 1 Sigaluh dan SMP N 1 Sigaluh. Sedankankan satunya adalah SMA N 1 Mandiraja, namun karena saya tak tahu sekolahnya, bairlah menjadi arsip saya. Dan untuk yang dua saya antar besok pagi.

Dalam proses distribusi surat tersebut saya mendapat satu ilmu baru. Ilmu tersebut adalah tentang ramah tamah ketika berhadapan denga orang lain. Betapa hati saya merasa senang dan lega ketika yang menerima dengan sikap yang ramah dihiasi senyum yang mengembang diwajahnya. Berbeda ketika yang saya temui memasang muka judes dan cuek. Terasa begitu menyebalkan.

Pengalaman diatas telah mengajarkan kepada saya tentang betapa pentingnya sikap ramah tamah kepada orang lain. Sikap yang membuat orang lain merasa dihargai dan tentunya bahagia. Semoga saya bisa menjadi orang yang ramah.


Banjarnegara, 9 Juli 2015 01:56 WIB

You Might Also Like

0 comments: