Me (Lepas) kan

5:18:00 PM Mad Solihin 0 Comments

Melepaskannya. Mungkin itulah yang harus saya lakukan saat ini. Walau sebenarnya hati ini masih mengharapkannya. Dan entah sampai kapan perasaan ini akan tertanam di hati. Membiarkannya sampai hilang dengan sendirinya atau bahkan akan tetap tumbuh. Entahlah ...

Semenjak kepulangannya kemarin sebelum Ramadhan, sikapnya sudah berubah (menurut saya). Dari gaya sms yang ia kirim, “saya menerjemahkannya” ada kesan cuek di sana. Ah, benarkah begitu ..??

Sekarang ia sedang berlibur bersama keluarganya. Menghabiskan bulan ramadhan berkumpul dengan ayah dan ibunya. Mengobati rasa rindu setelah satu tahun tak bertemu. Kalau gak salah terakhir ketemu pas bulan ramadhan. Kok tahu ? Jangan tanya deh kalau soal ini ..He

Tadi malam saya berkesempatan sms dengannya. Maklum, orangnya pemalu apalagi lagi sama orang tuanya. Jadi jangan harap deh sms nya di bales dengan cepat. Atau kalau tidak beruntung, tak ada jawaban. Ngenes deh.

Seperti yang telah saya singgung di atas, kini ia terkesan cuek. Bales sekenanya dan satu lagi “seolah” males ngetik. Hmm ... galau deh.

Tapi biarlah. Biarlah ia menentukan keputusannya sendiri. Biarlah ia berpegang pada prinsipnya. Setidaknya saya belajar untuk menerima. Belajar untuk tidak mengulangi apa yang telah saya alami. Belajar untuk keluar dari ketidakpastian. Ketidakpastian akan sikap seseorang sebelum mengatakan yang sejujurnya.

Jika memang jodoh, saya percaya Tuhan akan menyatukanya.

Banjarnegara, 20 Juni 2015

You Might Also Like

0 comments: