Kuasa Tuhan

08:20:00 Mad Solihin 0 Comments

Terkadang kebingungan merasuki pikiran ketika hatiku berguman tentang kekuasaan Tuhan. Bahwa segala segala sesuatu itu datang dari Allah. Apa yang kita lakukanpun semata-mata karena Allah yang telah memberikan kekuatan kepada kita. Tanpa Dia kita tidak dapat berbuat apa-apa. Sehingga segela sesuatu terjadi karena kehendak Allah semata.

“Namun, jika itu keburukan atau kemaksiatan, apakah itu juga termasuk kehendak Allah?” tanyaku dalam hati.

Bukankah Allah hanya memerintahkan suapaya manusia berbuat baik (ma’ruf) dan melarang manusia berbuat keburukan (mungkar). Itulah nasehat yang sering didengung-dengungkan oleh para kyai/ustadz dalam ceramah ataupun khutbah jum’at. Dan memang seperti itu adanya.

Manusia bukanlah malaikat yang segala perintah Allah dijalani dengan ketaatan. Tak ada pembangkangan. Manusia, punya dua sisi yaitu, akal dan nafsu. Akallah yang menuntun untuk senantiasa berbuat kebaikan, sedangkan nafsu adalah pangkal dimana manusia bisa tergelincir ke derajat paling bawah, bahkan lebih hina dari binatang. Syaitan, sebagaimana janjinya dulu ketika di usir dari surga akan mengganggu keturunan Adam dan Hawa. Mencari kawan sebanyak-banyaknya. Dan itu akan terjadi sampai dunia ini hancur lebur, tanpa ada kehidupan lagi.

Oh Tuhan, aku malu sebenarnya ketika bermaksiat kepada-Mu. Namun, nafsuku terlalu liar untuk aku kendalikan. Hingga larangan-Mu yang telah aku sadaripun terkadang aku menerjangnya. Ya Allah, sungguh jika bukan karena ampunan dan rahmat-Mu yang Maha Luas, aku termasuk orang yang merugi. Mendzalimi diri sendiri dengan melakukan perbuatan hina.

Ya Allah, berilah kekuatan iman agar diri ini senantiasa bermunajat kepada-Mu. Mengingat-Mu dalam setiap waktu. Sungguh, tak ada daya kecuali Engkau lah yang memberinya. Sehingga waktu yang Engkau pinjamkan kepadaku bisa aku gunakan sesuai yang Engakau firmankan.

Banjarnegara, 25 Juni 2015

You Might Also Like

0 comments: