Hanya Allahlah Tempat Mengadu

10:32:00 PM Mad Solihin 0 Comments

Ilustrasi
Malam ini saya silaturahim ke tempat Gus Zahid bersama Syafiq. Dan tentunya banyak hikmah yang kami dapat sebagaimana dalam hadits yang menerangkan bahwa silaturahim itu banyak manfaatnya. Dan itu terbukti, ilmu demi ilmu kami dapat yang saya yakin itu tidak ada dalam bangku sekolah.
Sebagaimana posisi saya sebagai kader IPNU, maka misi kedatangan saya adalah meminta masukan dan arahan seputar kegiatan IPNU, yakni DIKLATAMA II sebagai agenda terdekatnya. Dan umumnya kegiatan yang sudah-sudah, kami datang dari pintu ke pintu dengan membawa proposal. Ya jika yang didatangi adalah yang murah hati, jika tidak, kesel menjadi bagian yang terpisahkan. Dan itu menjadi keprihatinan tersendiri.
Dari situlah sebuah gagasan untuk menggandeng unsur pemerintahan ditawarkan. Gagasan dimana kita harus jemput bola dengan membuka komunikasi terlebih dahulu. Mencari informasi terkait program yang bisa disinergikan dengan IPNU. Dalam hal ini dibutuhkan sebuah kecerdasan untuk membaca peluang, update informasi dan tentunya keberanian untuk menjalin komunikasi.
Selain itu, yang membuat saya malu adalah ketika beliau menyampaikan tentang mengeluh. Selama ini dari mulai IPNU, Lakspedam dan NU, beliau tidak pernah mengeluh kepada manusia. Suatu hal yang agaknya menjadi kebiasaan saya selama ini, mengeluh di sana sini. Ah, malunya diri ini.
Wejangan yang cukup mengena adalah ketika beliau menyampaikan perihal do’a yang selama ini beliau panjatkan yang jika ditertemahkan kira-kira seperti ini, “Ya Allah lelahkan saya dalam membagikan rezeki dan mudahkan saya dalam mencari rezeki”. Do’a yang mengandung arti yang sangat dalam.
Dari itu juga, beliau juga menyampaikan bahwa hanya Allah lah tempat untuk mengeluh. “Allahusshomad”, itulah pegangan beliau.

Banjarnegara, 31 Maret 2015

You Might Also Like

0 comments: