Kesetrum Kabel Listrik

01:31:00 Mad Solihin 0 Comments

Lu-lu Faizal, Aldi, Saya
Minggu lalu (11/01) setelah rapat usai, salah satu anggota CBP, Aldi namanya, tersetrum kabel listrik. Kejadian itu bermula ketika Aldi dan dua temannya sedang bergurau di teras gd pcnu lant. 3 yang kebetulan sangat dekat dengan kabel listrik. Tanpa sengaja Aldi yang sedang mengayunkan tangan ke belakang langsung bersentuhan dengan kabel listrik, seketika itu kabel yang bertegangan tinggi membakar tangan hingga mengelupas sebagian kulitnya.
Hampir saja jatuh andai saja teman yang di sampingnya tak segera memeganginya. Sontak teman-teman yang lain geger dan segera melihatnya. Alhamdulillah tak parah seperti mas Heri. Setelah itu sebagai rasa tanggung jawab menjadi ketua IPNU yang mengkoordinir untuk berkumpul, saya bawa dia ke IGD RSUD Banjarnegara. Setelah di periksa dan diperban tangannya, pihak rumah sakit menyuruh untuk opnam (rawat inap). Akan tetapi dengan berbagai pertimbangan kami putuskan untuk menolak opnam. Hanya saja pihak rumah sakit agak mempersulit bahwa ketika menolak opnam harus ada tanda tangan dari orang tuanya.
Aduh, ini merepotkan. Dalam keadaan bingung, Lulu teringat bahwa ayahnya sedang kumpulan di Banjarnegara. Iapun langsung menghubungi dan setelah tahu bahwa ia sedang berada di Kalibenda, maka saya dan Lulu langsung meluncur ke sana untuk memberitahukan menganai teman kami yang kesetrum dan memintanya untuk mengaku sebagai anggota keluarganya. Sementara kami itu Aldi ditemani oleh Adnan. Alhamdulillah semua urusanpun beres.
Sekitar pukul lima sore kami pulang ke Rakit. Hujan lebat yang mengguyur kami terjang. Dan saat sampai di rumahnya Aldi, tanggapan dari orang tuanya melegakan hati setelah kami uaraikan kronologi kejadian sebenarnya.
Semoga menjadi pelajaran berharga yang bisa dijadikan referensi bahwa kabel listrik tersebut perlu di bungkus dengan plastik ataupun pengaman lainnya.

Banjarnegara, 13 Januari 2015. 01:23

You Might Also Like

0 comments: