Surat untuk Sang Kekasih

09:09:00 Mad Solihin 0 Comments

Wahai bidadariku yang cantik jelita, tahukah engkau bahwa aku sangat merindukanmu. Rindu dengan suaramu, rindu dengan tulisan pesan darimu, dan rindu dengan sifat pemalumu.
Oh kekasih ... sungguh aku ingin bisa bersanding di dekatmu. Walaupun aku tahu bahwa syariat tak mengizinkan hal itu sebelum engkau halal untukku, dan itulah yang engkau perlakukan padaku. Engkau menjauh dari tempat dudukmu, menjauh membuat jarak yang jika tanganku ulurkan, tak bisa ku menggapai wajah ramahmu. Sesuatu yang membuat diriku kagum dan bangga kepadamu.
Sayank ... dengan rangkaian kata ini, aku kirimkan salam rindu kepadamu. Rindu pada sosok pendamping yang akan menjadi makmum dan ibu dari anak-anakku. Membina bahtera rumah tangga dan mengarungi samudra kehidupan yang penuh dengan ombak dan badai. Meskipun aku tahu bahwa diriku bukanlah seseorang yang sempurna.
Sayank .... jika saat ini aku belum pantas untuk bersanding denganmu, akan aku ajukan proposal permohonan kepada pemilikmu agar Dia yang menciptakanmu menjadikan aku orang yang pantas menjadi imammu. Imam yang bisa membimbing, menjaga dan mengisi hari-harimu dengan keceriaan penuh rasa syukur dan tawakal.
Sayank ... terkadang aku khawatir dan takut kehilanganmu. Ya, aku takut jika Allah mempunyai kehendak lain tentang cerita antara kita. Namun, biarlah waktu yang akan menjawabnya. Aku yakin bahwa Dia Yang Maha Tahu selalu memberi yang terbaik untuk ciptaan-Nya.
Terakhir, belajarlah yang tekun sayank dan jadilah pribadi yang hebat.
Salam Kerinduan

Pringamba, 10/10/2014. 22:11

You Might Also Like

0 comments: