Pentingnya Tabayun

6:52:00 AM Mad Solihin 0 Comments

Kemarin malam aku belajar ilmu baru, ilmu yang tak mungkin di dapat dari lembaga yang bernama sekolah. Ilmu itu adalah ilmu berkomunikasi, kejujuran, perjuangan dan ketelitian. Itu semua saya dapat dari organisasi.
Berawal dari sebuah bantuan uang senilai 10 juta untuk organisasi, berbagai masalah muncul. Masalah itu adalah ketidakpercayaan teman-teman kepada sosok ketua karena kesimpangsiuran mengenai uang 10 juta yang kurang jelas untuk apa saja digunakan. Sehingga ada keengganan bagi pengurus yang lain untuk kegiatan organisasi. Inilah yang membuat diriku ingin tabayun (mencari kebenaran), mengumpulkan pengurus yang berkaitan agar jelas permasalahannya.
Bertempat di salah satu rumah pengurus bernama R kami berkumpul. Di situ saya mencoba mempertemukan permasalahan yang ada, mengenai ketidakaktifan pengurus yang intinya tertuju kepada uang bantuan senilai 10 juta tersebut. Dan alhamdulillah semua berjalan lancar. Ketidak tahuan mereka terjawab meskipun bagi pengurus lain serasa belum puas dengan jawaban yang ada.
Berbeda dengan ketua yang menjadi sasaran pertemuan malam itu, lemas dan tak bersemangat seolah muncul di raut mukanya. Bagaimana tidak, perjuangan yang selama ini dilakukan tanpa pamrih mengorbankan tenaga, pikiran dan harta malah mendapat fitnah seolah telah menggelapan uang bantuan yang senilai 10 juta tersebut. Sungguh sesuatu yang menyakitkan untuk dirasakan.
***
Dari pertemuan itu aku belajar pentingnya transparan apalagi masalah keuangan yang sangat rentan dengan kecurigaan dan berimbas kepada ketidakpercayaan, ketika hal itu terjadi maka bersiaplah untuk menjadi orang yang dijauhi oleh orang lain.
Ilmu yang lain adalah soal posisi ketua. Posisi ini adalah posisi level tertinggi dalam suatu perkumpulan, posisi yang dari situ banyak ilmu yang hanya ketua yang bisa merasakannya. Bahkan ketika permasalahan dalam perkumpulan/organisasi muncul, maka ketualah yang harus menjadi tameng dan siap-siap untuk di caci maki, disalahkan dan berbagai kemungkinan yang lain. Namun ketika ada kebaikan, sosok ketua seperti tak terlihat dan itu adalah fenomena biasa dalam suatu organisasi.
Selain itu posisi ketua adalah posisi yang harus siang bertempur kapanpun dan diamanapun. Posisi yang dari situ harus siap berjuang melebihi anggota yang lain. Memberi contoh dengan tidakan dan tidak hanya bisa berbicara.
Itulah sedikit ilmu yang saya dapat, penting komunikasi agar tak terjadi kesimpangsiuran informasi, kejujuran untuk mengatakan seseuatu dengan jelas dan adanya tabayun karena tak mesti informasi yang hanya mengandalkan kata “jare” itu benar adanya.

Banjarnegara, 27 Oktober 2014. 06:50

You Might Also Like

0 comments: