Belajar dari Seekor Nyamuk

17:17:00 Mad Solihin 0 Comments

Sungguh Allah tidaklah menciptakan sesuatu dengan sia-sia. Apapun bentuk ciptaannya, pastilah mengandung manfaat di dalamnya. Dan dalam tulisan ini saya akan sedikit mengulas tentang pelajaran/ ibrah dari seekor nyamuk.
Memang jika kita hanya berpikir secara sekilas, seekor nyamuk tidaklah berguna bagi kita bahkan malah membahayakan. Namun ketika kita mau berpikir lebih dalam, ada banyak ilmu yang dapat kita ambil dari seekor nyamuk tersebut.
Diantara ilmu atau pelajaran dari seekor nyamuk adalah :
a.       Mengajarkan manusia untuk bersyukur atas hidup yang bebas dari ancaman
Seekor nyamuk ketika sedang makan nyawanya terancam. Sehingga iapun harus konsentrasi saat sedang makan bilamana bahaya datang ia bisa langsug terbang. Misal ketika menggigit salah satu mahluk bernama manusia, ia harus rela mati jika tak beruntung menyelamatkan diri dari tepukan tangan manusia. Sungguh, manusia adalah mahluk yang beruntung jika dibandingan dengan seekor nyamuk.
b.      Sebagai tanda bahwa Allah tak menyia-nyiakan ciptaan-Nya
Allah yang menciptakan nyamuk, maka Allah pula yang mengatur rejekinya. Walaupun ancaman nyawanya yang menjadi taruhan ketika makan. Nyamuk saja bisa makan, apalagi manusia yang dikaruniai akal. Sunggauh naif jika sampai kalah dengan seekor nyamuk.
c.       Memberi kemanfaatan untuk mahluk lain
Adanya nyamuk membuat mahluk lainnya mendapat manfaatnya termasuk manusia. Contoh kecil adalah dengan adanya nyamuk maka obat yang berkaitan dengan nyamuk seperti autan, baygon dll menjadi laku. Dan otomatis membantu para pekerja yang berada di perusahan pembuat autan dan baygon. Tak hanya itu, dengan adanya nyamuk seekor cicak bisa kenyang karena nyamuk adalah salah satu makanan cicak.
Seekor nyamuk saja bisa memberi kemanfaatan apalagi manusia, harus lebih memberi manfaat donk.

Mungkin itu sedikit gambaran tentang pelajaran yang dapat kita ambil dari seekor nyamuk yang tentunya masih banyak lagi, hanya saja butuh renungan dan pemikiran yang mendalam untuk menghayatinya. Demikian semoga bermanfaat. 

You Might Also Like

0 comments: