Belajar dari Pengalaman Orang Lain

17:51:00 Mad Solihin 0 Comments

Hari ini aku belajar tentang nilai tolong menolong dari pengalaman orang lain. Aku merasa tersindir ketika melihat Saiful temanku, dengan entengnya menawarkan streples untuk orang yang berada di samping dan di depannya. Sungguh mengingatkan betapa aku masih sulit untuk bisa membantu orang lain dengan mudah. Kronologinya berawal dari seorang pegawai yang membagikan fotocopian materi tamyiz tiga lembar, entah karena mendadak atau memang sengaja aku tak tahu. Yang jelas ketika membagi materi tamyiz yang terdiri dari tiga lembar kertas, kertas tersebut tidak distreples.
Mungkin jika aku yang membawa streples, aku akan menyimpannya lagi setelah temanku memakainya tanpa menawarkan kepada orang lain. Ya aku kagum dengan sifatnya. Sifat yang begitu indah dan menyenangan hati orang lain.
Tak hanya itu, aku juga belajar darinya cara menghormati orang lain. Yaitu saat Pak Amin (nama samaran untuk menghindari ghibah) menanyakan alamat tempat tinggal kami dan setelah tahu kami dari daerah Sigaluh, ia langsung mengajak kami untuk berbincang-bincang. Dan seperti biasa, jurus maut ucapannya keluar seolah yang ia ucapkan itu meyakinkan. Aku yang sudah tahu tak begitu menanggapinya, namun berbeda dengan dua temanku, Saiful dan Mislam. Mereka seolah menikmati perbincangan dengannya dan seolah tak tahu bahwa arah perbincangan mereka akan diseret ke dalam ranah politik.

Akan tetapi, aku baru menyadari bahwa apa yang dilakukan Saiful adalah untuk menghormatinya ketika waktu pulang kami berhenti di Kalibenda. Aku tanyakan kepadanya apakah ia tahu bahwa orang yang mengajaknya bicara tadi mempunyai misi politik. Ternyata iapun tahu dan mungkin lebih paham dariku, akan tetapi saat berbicara dengannya begitu rileks. Ya dua hal yang aku dapatkan dari sikap yang ia tunjukan kepadaku. Terima kasih teman telah mengajariku ilmu.  

You Might Also Like

0 comments: